Mendagri : Jadwal Baru Pilkada Serentak Tergantung Kondisi Covid-19 di Indonesia

Mendagri Tito Karnavian. @Ist/Tribun-Arafura.com

JAKARTA, Tribun-Arafura.com — Mendagri Tito Karnavian mengatakan, jadwal baru Pilkada serentak akan ditentukan setelah melihat perkembangan dan penanganan penularan Covid-19 di Indonesia.

“Jadwal baru pelaksanaan Pilkada sangat tergantung pada kondisi perkembangan status Covid-19 di Indonesia dan juga di 270 daerah peserta Pilkada 2020,” ujar Tito Selasa (31/03/20) malam seperti dikutip Kompas.com.

Menurut mantan Kapolri dan Kapolda Papua ini, bila perang melawan Covid-19 ini tuntas, maka pihakmya bersama DPR, KPU, Bawaslu dan DKPP akan bertemu lagi untuk menentukan jadwal pelaksanaan Pilkada 2020 yang saat ini ditunda.

Kemendagri, KPU, Bawaslu dan DKPP menggelar apat dengar pendapat bersama Komisi II DPR RI pada Senin (30/03/20), menghasilkan empat poin kesepakatan.

Pertama, melihat perkembangan pendemi COVID 19, yang hingga saat ini belum terkendali dan demi mengedepankan keselamatan masyarakat, Komisi II DR RI menyetujui penundaan tahapan Pilkada serentak 2020 yang belum selesai dan belum dapat di laksanakan.

Kedua, pelaksanaan Pilkada lanjutan akan dilaksanakan atas persetujuan bersama antara KPU, Pemerintah dan DPR.

Ketiga, dengan penundaan pelaksanaan Pilkada serentak 2020, maka Komisi II DPR RI meminta pemerintah untuk menyiapkan payung hukum baru berupa peraturan pemerintah pengganti undang undang (Perppu)

Keempat, dengan penundaan Pilkada serentak 2020, komisi II DPR RI memintah kepada kepala daerah yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 merelokasi dana Pilkada serentak 2020 yang belum terpakai untuk penanganan pandemi COVID 19.

Merujuk hasil kesepakatan bersama antara Kemendagri, KPU, Bawaslu, DKPP dan Komisi II DPR RI soal penundaan Pilkada serentak 2020, Tito langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Utamanya dengan Sekretariat Negara, untuk mulai menyusun Perppu Pilkada 2020 sebagai perubahan atas UU 10/2016 yang mengatur Pilkada 2020,” tegas Tito.

Pilkada serentak yang sedianya digelar pada 23 September 2020 ini ditunda karena pandemi virus Corona yang mewabah di dalam negeri. Adapun Pilkada 2020 rencananya diselenggarakan di 270 wilayah di Indonesia meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. [TA]

About Tribun Arafura (299 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: