Surat Terbuka Menghadapi Bahaya Virus Corona (Covid 19) di Tanah Papua

Aktivis Pemuda Papua Benyamin Gurik.@BG-Tribun-Arafura.com

KEPADA YTH : 

1. BAPAK GUBERNUR TANAH PAPUA
2. KETUA MRP TANAH PAPUA
3. KETUA DPR TANAH PAPUA
4. PANGLIMA DAN KAPOLDA TANAH PAPUA
5. FORKOPIMDA PROVINSI HINGGA KABUPATEN SE-TANAH PAPUA
6. KEPALA DISTRIK SETANAH PAPUA
7. KEPALA KAMPUNG DAN LURA: H SETANAH PAPUA
8 Tokoh Adat, Agama, Perempuan, Pemuda dan Para Kepala Suku SETANAH Papua.

Saya Benyamin Gurik, Aktivis Pemuda di Jayapura meminta perhatian bapak/ibu tersebut diatas untuk mempertimbangkan segera cara strategis, komprehensif dengan memperhatikan karakteristik budaya yang bisa memicu penyebaran virus corona, juga dengan memperhatikan ketersediaan fasilitas pencegahan dan penanganan di Papua yang jelas jauh dari angka memenuhi standar minimum. Saya usulkan bahan pertimbangan berikut ini untuk segera di perhatikan.

PENANGANAN VIRUS CORONA DI INDONESIA SEJAK TERKONFIRMASI DARI 1 ORANG SAMPAI HARI INI SUDAH MELEWATI ANGKA 30-an Artinya bahwa virus ini di Indoenesia setiap hari bukan berkurang tapi selalu bertambah. Begitu pula angka kematian karena virus ini tidak ada yang bisa menjamin, termasuk presiden sekalipun bahwa akan berkurang atau kasus kemarin di Bali itu yang terakhir.

Lihat saja negara-negara maju sekelas Italia, Iran, bahkan negara-negara dengan fasilitas kesehatan terbaik di dunia saja kewalahan menghadapi bahaya virus satu ini. Sementara kita masih eforia dengan menggampangkan perkuat imunitas tubuh? cuci tangan disini dan disana? kira-kira pemerintah tahu ketahanan tubuh OAP saat ini kah? kira-kira ada fasilitas cuci tangan di seluruh sudut kota kah?

Kita Papua ini daerah tropis. jalan 5 meter su mandi keringat. Lalu kalo su keringat, karena tangan tidak boleh mengusap wajah terus mo pake kaki seka keringat di mata dan wajah kah?

Tolong…. berfikir wajar, sadar dan kontekstual bapa/ibu sekalian. ini Papua.

Saya dengan sangat rendah hati meminta pemerintah Papua agar segera menyurat presiden untuk menunda PON tahun ini di Papua. PON XX/2020 harus di undur sampai Virus Corona betul-betul habis atau ada antivirus yg dapat mengobati virus satu ini di Papua.

Jangan anggap remeh atau menggampangkan penanganan virus ini bapak/ibu sekalian yg mulia…!!!

Saya minta kita realistis saja. Bahwa 1 orang Papua terinfeksi hari ini, tingkat kerawanan penularan terlalu tinggi. Budaya orang Papua harus salaman dari satu orang ke orang lain ini bisa menyebabkan sehari saja kita bisa tularkan 50-100 orang.

Contoh saja, kalo 1 orang pegang tangan dengan 100 orang berikut, atau jalan batuk sembarang kemudian menularkan ke yang lain lagi, nanti rumah sakit mana di Papua yang bisa tampung seluruh pasien yang disebabkan oleh ulah 1 orang yang jalan bagi virus ke 100 orang lain ini. Belum lagi 100 orang ini pergi salaman orang baru lain lagi.

Siapa yang jamin orang Papua punya daya tahan tubuh kuat. Jangan berasumsi tanpa data medis soal daya tahan tubuh orang Papua bisa menghadapi bahaya virus satu ini. Saya tidak yakin itu!

Untuk itu, tanpa mengurangi rasa hormat saya minta kepada bapak/ibu pembuat kebijakan di Papua yg saya sebutkan diatas agar;

1. Segera buat rancangan peraturan atau apapun namanya untuk persiapan me-lockdown Papua sewaktu-waktu jika wabah ini semakin meluas di luar.

2. Minta Presiden keluarkan surat penundaan PON sampai indonesia benar-benar bersih dari virus satu ini.

3. Kerahkan seluruh kekuatan dan fasilitas keuangan daerah dan tenaga ahli untuk membangun fasilitas dengan daya tampung memadai dengan kualifikasi sesuai standar WHO untuk menjaga 3 juta manusia Papua yang hidup di Papua.

4. Siapkan rancangan peraturan pembatasan jam belajar, ibadah di gereja, Masjid, tempat hiburan malam, juga hentikan event-event yang menghimpun orang dalam jumlah banyak di suatu ruang atau tempat.

5. Sa minta pertimbangkan himbauan presiden dan perangkat kementerian di pusat yang berbicara menggampangkan pencegahan virus ini. Menurut saya kita di Papua berbeda dengan Jakarta. Jumlah ketersediaan alat dan tenaga medis serta fasilitas kesehatan di Papua ini sangat-sangat terbatas untuk mengisolasi pasien, atau untuk mengobati pasien. Beda dengan Jakarta atau Jawa yang jumlah rumah rumah sakit lebih banyak dari pasien. Wajar Presiden atau pejabat Kementrian berbicara seolah mudah mengatasi masalah ini karena dasar pernyataannya jelas dengan melihat jumlah fasilitas dan tenaga kesehatan disana yang cukup memadai.

6. Angka penderita TB paru di Papua cukup tinggi. Virus ini sampe di honai satu di gunung, satu kampung, bahkan kabupaten bisa punah. Jangan main-main. Tidak ada rumah sakit di gunung-gunung dan daerah terisolir di pedalaman Papua.

7. Papua ini daerah termiskin dengan data BPS beberapa tahun terakhir menunjukan angka kematian ibu dan anak masih yang tertinggi di Indonesia. Jangan karena virus satu ini dan karena cara kita menggampangkan penanganan virus ini kita musnahkan 3 juta manusia pemilik tanah ini dengan cepat.

Jayapura, 13 Maret 2020

Hormat saya,

Benyamin Gurik
Aktivis Pemuda

Catatan :

1. Tolong bagikan pesan saya ini ke bapak/ibu pembuat kebijakan dari Gubernur sampai Kepala Kampung di Papua agar mempertimbangkan masukan ini.

2. Berikut beberapa link saya bagikan beberapa sebagai dasar argumentasi dan juga masukan untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan bapak/ibu pembuat kebijakan di Papua. link-link berita ini memuat respon negara-negara atau daerah di dunia serta Indonesia dalam menangani dan mencegah penyebaran virus Corona.

https://m.bola.net/bolatainment/gara-gara-virus-corona-pentas-olahraga-di-seluruh-dunia-lumpuh-seketika-6e6878.html

https://tekno.tempo.co/read/1317228/belajar-dari-sars-ini-cara-taiwan-kontrol-penyebaran-virus-corona

https://katadata.co.id/berita/2020/03/12/jk-sebut-sistem-lockdown-dapat-diterapkan-di-indonesia-atasi-corona

https://katadata.co.id/berita/2020/03/12/cemas-pandemi-covid-19-trump-batasi-masuknya-pelancong-dari-eropa

https://www.liputan6.com/global/read/4198979/headline-italia-lockdown-akibat-virus-corona-covid-19-indonesia-tak-akan-bernasib-sama

https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/03/12/13580671/jk-nilai-lockdown-efektif-cegah-penyebaran-corona-jika-belajar-dari-hubei

https://regional.kompas.com/read/2020/03/12/05200001/duduk-perkara-pasien-25-virus-corona-meninggal-di-bali-wna-perempuan-pemprov?page=2

https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/11/143000565/kajian-terbaru-virus-corona-periode-inkubasi-5-hingga-12-hari?page=2

https://www.kompas.com/tren/read/2020/03/11/081200965/diduga-khawatir-virus-corona-27-orang-tewas-akibat-keracunan-alkohol-di?page=2

About Tribun Arafura (302 Articles)
Media Online

1 Comment on Surat Terbuka Menghadapi Bahaya Virus Corona (Covid 19) di Tanah Papua

  1. Reblogged this on .

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: