Kepala Divisi Seni dan Budaya KPA Provinsi Papua Batalkan Rencana Festival Music Reggae

Otniel O. Pakage, Kepala Divisi Seni dan Budaya KPA Provinsi Papua.@ Facebook.com

JAYAPURA, Tribun-Arafura.com — Kepala Divisi Seni dan Budaya Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua Otniel O. Pakage membatalkan rencana Festival Music Reggae yang rencana kegiatannya telah diumumkan kemarin. Menurut Otniel, pembatalan rencana ini dilakukan karena belum ada sinkronisasi di Internal KPA Provinsi Papua.

Baca : KPA Provinsi Papua Akan Gelar Festival Reggae di Jayapura

“Walaupun kegiatan Festival murni merupakan ide dan program Divisi Seni dan Budaya, kita batalkan karena belum ada sinkronisasi di internal KPA Provinsi Papua,” kata Otniel, Jumat (05/07/19).

Kasus HIV/AIDS di Papua tembus angka 40 ribu

Belum lama ini Dinas Kesehatan Provinsi merilis data jumlah pengidap HIV/AIDS di Provinsi Papua terhitung sejak ditemukan pada 1992 hingga triwulan Pertama Tahun 2019 (31 Maret 2019) telah menembus angka 40.805 kasus. Angka ini masing-masing terbagi penderita HIV sebanyak 15.935 kasus dan AIDS sebanyak 24.870 kasus.

Dikutip dari Okezone, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg. Aloysius Giyai mengungkapkan, jika data tersebut tersebar di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, dihitung sejak awal mula kasus itu ditemukan pada 1992 hingga Triwulan 1 2019 (31 Maret 2019).

“Dari temuan kasus HIV/AIDS yang dilaporkan terbanyak kabupaten Nabire yakni sebanyak 7.436 Kasus, selanjutnya Kota Jayapura sebanyak 6.765 Kasus, dan Kabupaten Jayawijaya 6.242 Kasus,” ungkap Aloysius.

Gubernur Papua Lukas Enembe yang menggagas tema besar ‘Selamatkan sisa dari yang tersisa’ pada Desember 2018 lalu melantik Yan Matuan sebagai Ketua Harian Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Papua.

Gubernur Lukas Enembe yang adalah Ketua Umum KPA Provinsi Papua dalam sambutanya menegaskan, distribusi tugas dalam kepengurusan yang baru ini harus jelas siapa menangani apa dan dari wilayah mana.

“Saya akan lihat lima tahun ke depan di bawah kepengurusan yang baru ini. Saya minta distribusi tugas di dalam kepengurusan harus jelas, siapa tangani apa dan dari wilayah mana saja sehingga semuanya harus jelas, tegas Gubernur.

Lanjut Gubernur Enembe, menjadi tugas KPA untuk memberikan sosialisasi agar mereka yang terkena HIV/AIDS bisa memahami pentingnya kesehatan dan mengkonsumsi obat ARV.

“Bagi mereka yang terkena penyakit, tugas KPA memberikan sosialisasi agar mereka memahami terhadap pentingnya kesehatan. Kalau sudah kena, disarankan untuk harus minum oat ARV,” harapnya.

Gubernur mengatakan, obat ARV sangat penting untuk memberikan pertolongan kepada penderita beberapa tahun ke depan.

Lebih lanjut Gubernur Enembe mengharapkan, KPA dibawah Ketua Harian Yan Matuan bisa menjalin kerjasama dengan berbagai stakeholders yang ada, termasuk pihak LSM dan Gereja.

“(KPA) Harus bekerjsama kepada semua stakeholder, termasuk (LSM dan) pihak gereja,” harap Gubernur Enembe. [O-TA]

Iklan
About Tribun Arafura (285 Articles)
Media Online

1 Comment on Kepala Divisi Seni dan Budaya KPA Provinsi Papua Batalkan Rencana Festival Music Reggae

  1. Reblogged this on .

    Suka

1 Trackback / Pingback

  1. KPA Provinsi Papua Akan Gelar Festival Reggae di Jayapura – Tribun Arafura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: