Dana APBK Wasur Dikelola Secara Tertutup

Dua rumah tua warga Kampung Wasur yang tidak layak huni. Mafia dana kampung diduga mengelola Dana APBK Wasur secara tertutup.@Tribun-Arafura.com

WASUR, Tribun-Arafura.com — Dana Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) Kampung Wasur, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Papua, diduga dikelola secara tertutup oleh kelompok mafia dana kampung. Kelompok ini diduga dipimpin oleh pihak ketiga berinisial “H”. Sebagai pihak ketiga, oknum “H” diketahui sudah menjalankan aksinya di Wasur sejak tahun 2017.

Warga kampung Wasur dengan syarat anonim mengatakan APBK Wasur dikelola secara tertutup oleh oknum “H” bersama Kepala Kampung dan Bendahara Kampung. “Pengaturan APBK Wasur selalu tanpa sepengetahuan masyarakat dan tidak transparan. Masyarakat yang protes pun diintimidasi dan disuap, bahkan menjadi alat pihak ketiga berinisial H,” jelas warga ini ketika dihubungi Tribun-Arafura.com Sabtu (01/06/19) pagi.

Warga ini membeberkan, ada dua modus yang dilakukan oleh pihak ketiga berinisial “H” untuk menepis tuntutan warga. Pertama, sejak 2017 dia dekati semua calon kepala kampung dan mensponsori mereka untuk menang dalam pemilihan kepala kampung dengan jaminan siapa pun dari antara mereka menang, dia tetap menjadi pihak ketiga dan mengelola dana kampung Wasur. Modus ini sudah sukses.

Modus kedua, dia melakukan pendekatan kepada beberapa warga yang dianggap kritis dan bisa mengancam posisinya, mereka ini disuap, bahkan diberi bantuan rumah, padahal mereka tergolong mampu. “Akibatnya ada warga tidak mampu yang seharusnya mendapatkan bantuan rumah sampai saat ini masih hidup di rumah yang sangat tidak layak, padahal Wasur adalah kampung yang ada di Ibukota kabupaten Merauke, hanya berjarak sekitar 25 menit berkendara dari kantor Bupati Merauke,” ungkapnya.

Warga kampung Wasur pun berharap mafia dana kampung ini segera dibongkar dan oknum pihak ketiga berinisial “H” sudah harus diperiksa dan diproses hukum sebelum pencairan Dana Desa tahap berikutnya. “Kita sebagai warga berharap mafia dana kampung ini bisa dibongkar dan aktor-aktornya, terutama pihak ketiga berinisial “H” harus diperiksa pihak berwajib dan diproses hukum sebelum pencairan dana desa tahap berikutnya,” harap seorang warga kampung Wasur.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Muhammad Fachri belum lama ini mengatakan desa (kampung) yang kuat adalah desa (kampung) yang melibatkan seluruh masyarakatnya untuk berpartisipasi dalam seluruh keputusan dan kebijakan desa. Terkait dana desa (kampung), kepala desa (kampung) juga harus melibatkan masyarakatnya mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan melalui forum musyawarah desa (kampung).

“Desa (kampung) yang kuat adalah desa (kampung) yang membuka ruang pada seluruh masyarakat untuk berpartisipasi mulai dari proses perencanaan hingga pelaporan (dana desa/kampung). Jangankan dana desa (kampung) akan menurunkan masyarakat miskin, kalau masyarakat miskin di desa (kampung) tidak dilibatkan,” ujarnya sebagaimana dikutip Liputan6.com Selasa, 9 April 2019. [TA]

About Tribun Arafura (286 Articles)
Media Online

1 Comment on Dana APBK Wasur Dikelola Secara Tertutup

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Ini 12 Modus Korupsi Dana Desa – Tribun Arafura
  2. 12 Modus korupsi dana desa menurut penelitian ICW – media online global news serang barat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: