Bapa Mulla : Masyarakat Ditembak oleh Anggota Zipur Setelah Serbu Rumah

John Tatai, caleg PDI-P yang ditembak di siku tangan kiri oleh Anggota Zipur di Basim, Fayit, Asmat.@Tribun-Arafura.com

AGATS, Tribun-Arafura.com — Ayah kandung Zulhaji (suami Ibu Handayani), Bapa Mulla yang rumahnya diserang warga di Basim, distrik Fayit mengatakan, 5 warga ditembak TNI setelah membongkar rumahnya. “Tapi bukan anggota Koramil yang tembak, itu Zipur yang tembak, Zipur yang mengawas proyek di sini, ada proyek di sini, Koramil punya,” kata Bapa Mula kepada Tribun Arafura, Selasa (28/05/19) siang.

Bapa Mulla menjelaskan, massa awalnya datang dari arah pelabuhan dan menyerang rumahnya. Setelah membongkar rumahnya, massa bergerak ke belakang dan terjadi penembakan oleh Anggota Zipur.

“Iya, artinya kemarin setelah dia (massa) bongkar rumah disini baru mereka ke belakang, ke jurusan bank Papua sana dan ditembak oleh anggota Zipur,” terangnya.

Bapa Mulla mengatakan masyarakat tidak menyerang dan membongkar kantor distrik Fayit. “Tidak tidak tidak, kantor distrik (Fayit) tidak (diserang), hanya di rumah, habis itu rumah, su tidak ada itu rumah, rata dengan tanah” katanya.

Baca juga : Bapa Mulla : Masyarakat Tidak Serang Kantor Distrik Fayit

Serangan terhadap rumah Bapa Mulla dipicu oleh informasi pengalihan suara milik caleg PDI-P Jhon Tatai ke caleg PAN Handayani. Dari informasi sementara yang diperoleh media ini, pengalihan suara diduga kuat atas perintah Bupati Asmat Elisa Kambu yang diketahui secara ketat mengintervensi kinerja penyelenggara Pemilu di Kabupaten Asmat.

Padahal sesuai perolehan suara dan perhitungan di tingkat TPS sampai PPD, Jhon Tatai unggul dan sudah dipastikan memperoleh satu kursi DPRD. Tapi di pleno KPU Kabupaten suaranya tiba-tiba lenyap dan diduga kuat dipindahkan ke Handayani atas intervensi Bupati.

“Sempat terjadi ketegangan saat pleno perolehan suara oleh KPU, tapi tidak tahu ada kongkalikong seperti apa sehingga saat itu reda,” jelas Daniel Wewapak, tokoh Intelektual Asmat.

Akibat kejadian ini Bapa Mulla kini menyelamatkan diri di Polsek Fayit di Basim. “Pa Bupati rencana siang sampai sore ini mau ke Basim pakai Helikopter,” kata Bapa Mulla.

Tribun Arafura belum berhasil menghubungi Jhon Tatai atau Handayani untuk memperoleh informasi akurat. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (283 Articles)
Media Online

1 Comment on Bapa Mulla : Masyarakat Ditembak oleh Anggota Zipur Setelah Serbu Rumah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: