Tentara Tembak Masyarakat Asmat Karena Protes Pengalihan Suara Pileg ke Caleg Non Papua

Tentara Tembak Masyarakat Asmat Karena Protes Pengalihan Suara Pileg ke Caleg Non Papua Posted pada 27/05/2019 oleh Tribun Arafura in Aksi Protes, Berita, Fakta Orang Asli Papua, Fakta Tanah Papua, Jurnalisme Warga, Kekerasan TNI, Pemilu 2019 // 2 Comments John Tatai warga Fayit, korban penembakan yang kini kritis di RSUD Agat, Asmat, Papua.@Asiam/Facebook/Tribun-Arafura

AGATS, Tribun-Arafura.com — Empat OAP Asmat dikabarkan tewas ditembak aparat TNI Koramil Fayit di Basim Ibu Kota Distrik Fayit Kabupaten Asmat Papua, Senin (27/05/2019) pagi, karena memprotes pengalihan suara pileg dari Caleg OAP yang menang ke caleg Non Papua yang kalah. Mereka yang tewas ditembak adalah Xaverius Sai, Nilolaus Tupa, Matias Amunep dan Fredrikus Inepi.

Baca juga259 Caleg Akan Bertarung Merebut 25 Kursi DPRD Kabupaten Asmat

Empat OAP juga mengalami luka-luka akibat tembakan aparat Koramil Fayit, yakni Salmon Firap, Fitalis Akun dan Leo Pakanam mengalami luka ringan, sedangkan John Tatai mengalami luka serius. Dia dilarikan dari Fayit ke Ibukota Agats menggunakan Speedboat dan saat ini sedang dalam kondisi kritis di RSUD Agats.

Sumber dengan informasi sementara mengatakan kepada media ini, kejadiannya bermula ketika masyarakat kecewa dan memprotes perolehan suara seorang caleg Non Papua bernama Ibu Jane. Ibu Jane diketahui tidak memperoleh suara saat pencoblosan tetapi tiba-tiba menang di pleno KPU Kabupaten Asmat dengan suara terbanyak. Padahal pada Pileg 17 April lalu, masyarakat Fayit memberikan suara mutlak kepada caleg OAP yang merupakan putra asli Fayit. Caleg ini tiba-tiba suaranya hilang saat pleno KPU.

“Masyarakat tidak terima akhirnya bongkar rumah dan pada saat itu dalam aksi tentara langsung tembak masyarakat 4 orang mati tempat, 3 luka-luka dan 1 orang sekarang kritis di rumah sakit,” jelas sumber media ini memberikan informasi sementara. Dia mengatakan, informasi lebih akurat akan disampaikan Selasa (28/05/19) besok.

Sebanyak 259 Caleg yang namanya telah dirilis KPU Kabupaten Asmat dalam Daftar Calon Tetap (DCT) per 20 September 2018 telah bertarung memperebutkan 25 kursi DPRD Kabupaten Asmat pada Pileg 17 April 2019. Fakta saat ini, dari total 25 Anggota DPRD Kabupaten Asmat hasil Pileg 2014 lalu diketahui hanya ada 7 putra pribumi Asmat yaitu Benediktus Wusir, Yusak Bokowi, Harun Amiyaram, Simson Bivak, Bernardus Kawem, Aloisius Sosokcemen, Yosam Heluka dan Agus Ujin. [TA]

Berikut Foto-foto korban John Tatai yang kini kritis di RSUD Agats :

 

Iklan
About Tribun Arafura (250 Articles)
Media Online

4 Trackbacks / Pingbacks

  1. Protes OAP Asmat Dijawab Peluru TNI – Tribun Arafura Link
  2. Bapa Mulla : Masyarakat Tidak Serang Kantor Distrik Fayit – Tribun Arafura
  3. Kerusuhan di Fayit, Ini kata Jhon Tatai – Tribun Arafura
  4. FRANSISKA GONDRO MAHUZE, S.IP

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: