Brigjen Ayub Waker Himbau Sipil Tak Bersenjata Segera Tinggalkan Areal PT Freeport

Panglima TPNPB Kodap VIII Intan Jaya Brigjen Ayub Waker bersama pasukan di Markas TPNPB Kodap VIII Intan Jaya di Kemabu.@TPNPB

TIMIKA, Tribun-Arafura.com — Panglima Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat KODAP VIII Wilayah Intan Jaya Brigjen Ayub Waker menghimbau warga sipil tidak bersenjata, termasuk karyawan PT Freeport untuk segera meninggalkan areal operasi penambangan raksasa tersebut dari Tembagapura dan sekitarnya.

Himbauan ini berlaku sejak KOMNAS TPNPB mengeluarkan Siaran Pers dan rilis video himbauan perang yang diterbitkan di Markas TPNPB Kodap VIII Intan Jaya di Kemabu pada Senin (06/05/2019) kemarin sampai dengan terjadi penyerangan oleh TPNPB.

Juru Bicara KOMNAS TPNPB Sebby Sambom ketika dihubungi Tribun-Arafura.com membenarkan himbauan Brigjen Ayub Waker, bahwa sipil tak bersenjata harus segera meninggalkan areal PT Freeport di Tembagapura dan sekitarnya.

“TPNPB umumkan dan sampaikan sebelum terjadi perang agar setiap orang yang bukan bersenjata atau warga sipil wajib kosongkan wilayah Tembagapura,” tegas Sebby Sambom.

Dia melanjutkan, TPNPB akan menembak mati seseorang yang bukan bersenjata tetapi masih berada di wilayah Tembagapura sesudah pengumuman pernyataan perang ini dikeluarkan.

“Jika terdapat korban warga sipil atau seorang yang bukan bersenjata, adalah resiko akibat dari tidak mengindahkan pengumuman perintah perang dan himbauan ini”, tegas Sebby.

Brigjen Ayub Waker menyatakan pihaknya akan segera melakukan penyerangan terhadap PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Mimika, Papua. Pernyataan ini tertuang dalam Siaran Pers KOMNAS TPNPB-OPM dan rillis video yang diterima Redaksi Tribun-Arafura.com, Senin (06/05/2019) kemarin. (Baca : Brigjen TPNPB Ayub Waker Nyatakan Akan Serang PT Freeport).

Menurut Jubir Sebby Sambom, TPNPB menginginkan aktivitas pertambangan emas di Tembagapura harus dihentikan sebelum Indonesia melaksanakan tuntutan TPNPB yaitu Hak Penentuan Nasib Sendiri bagi Bangsa Papua.

Dia mengatakan, sebelum tujuan TPNPB untuk kemerdekaan bangsa Papua terwujud maka perang tidak akan pernah berhenti dan jika sampai Indonesia tidak inginkan Kemerdekaan Papua maka TPNPB siap berperang sampai dunia kiamat.

Dalam rangka melancarkan serangan terhadap PT Freeport, TPNPB telah menyiapkan senjata standar militer dan canggih dalam jumlah banyak. Sebby Sambom membeberkan, senjata-senjata yang menjadi kekuatan TPNPB dirampas dari tangan prajurit TNI-Polri yang ditembak mati atau melarikan diri dan ada juga yang dibeli langsung dari pihak TNI. (Baca : Brigjen Ayub Waker Beberkan Sumber Senjata TPNPB KODAP VIII Intan Jaya).

TPNPB adalah sayap militer Organisasi Papua Merdeka atau OPM. OPM merupakan organisasi tertua dan induk dari semua organisasi gerakan perlawanan yang ada di tanah Papua.

Namun banyak kelompok meninggalkan, bahkan menyangkal OPM, mengikuti propaganda dan konspirasi modal asing yang menuduh gerakan bersenjata Papua Merdeka yang dipimpin OPM sebagai gerakan teroris yang akan menjadi musuh dunia Barat.

Untuk menampik semua tudingan menyesatkan terhadap OPM dan sayap militernya, OPM berhasil membenahi struktur sipil dan militernya dan mulai efektif melancarkan perang pembebasan dan diplomasi politik dalam 5 tahun terakhir. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (285 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: