Puisi : Surga Duka

Surga Duka

Oleh : Frans Wanima

Saban hari terdengar nyanyian pilu,
Merintih kepedihan yang tak kunjung datang

Hari lepas hari, tahun lepas tahun meninggalkan jejak lumuran darah dari Utara ke Selatan hingga Timur sampai Barat, diselimuti salju kedukaan

Ohh negeriku…. Engkau dalam kepalsuan penguasa yang tak bertanggung jawab

Integrasi kami telah gagal, namun negara masih memaksa dengan slogan
“Harga Mati” nyatanya kami yang ditangkap, disiksa, diperkosa, bahkan di bunuh

Ohh Rahim West Papua…. Mengapa engkau membisu..??

Sampai kapan kami generasimu hidup dalam ketidakpastian diatas negeri kami..??
“Kami menginginkan kedamaian dan kebebasan”

Terima kasih Republik Indonesia, kalian telah menggoreskan surga duka untuk kami di West Papua…

Merauke, Sabtu, 6 April 2019
_____
Puisi ini merupakan kritik terhadap praktek Militerisme Indonesia di Papua

Iklan
About Tribun Arafura (250 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: