Ironis, Bupati Asmat Himbau Kepala Kampung Ajak Warganya Tidak Pilih Partai Kecil

Kantor KPU Kabupaten Asmat di Agats.@Tribun-Arafura.com

AGATS, Tribun-Arafura.com — Bupati Kabupaten Asmat, Papua, Elisa Kambu menghimbau para Kepala Kampung untuk mengajak warganya, tidak memilih Partai-partai kecil dan Calon Legislatif (Caleg) yang diusung dalam Pileg 17 April 2019 nanti karena Partai-partai kecil sudah digugurkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Kambu menyampaikan hal ini kepada beberapa kepala kampung yang diundang ke kediamannya di Agats, Jumat (05/04) kemarin.

Padahal, sesuai Keputusan KPU RI tanggal 21 Maret 2019 lalu, tidak ada satu pun Partai Politik di Kabupaten Asmat yang dinyatakan gugur kepesertaannya pada Pileg 2019 karena belum menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

Salah satu kepala kampung yang minta identitasnya dirahasiakan mengatakan kepada Tribun-Arafura.com, Elisa Kambu meminta mereka untuk memenangkan Partai PDIP dan beberapa Caleg yang diusung Partai ini.

“Kita diminta untuk kasih menang PDIP dan tidak usah sibuk dengan Partai-partai kecil karena Bupati bilang sudah digugurkan oleh KPU,” katanya.

Provokasi Bupati Kambu yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Asmat dianggap merugikan putra-putri Papua Asmat yang mencalonkan diri sebagai Caleg dari Partai-partai kecil atau Partai baru.

“Kami anggap apa yang Bupati bilang ini kurang baik karena banyak kita punya anak-anak Asmat yang maju dari Partai-partai kecil atau Partai baru, dorang akan dirugikan,” jelasnya.

KPU RI pada 21 Maret 2019 lalu mencoret 11 Partai Politik dari kepesertaan pada Pileg 2019 di satu Provinsi dan 428 Kabupaten/Kota yang tersebar di seluruh Indonesia karena tidak memiliki kepengurusan atau memiliki kepengurusan tetapi tidak menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) hingga batas waktu yang ditentukan yaitu tanggal 10 Maret 2019.

Dari Keputusan Pembatalan yang diterbitkan KPU diketahui bahwa tidak ada Partai Politik di Provinsi Papua dan 29 Kabupaten/Kota yang dicoret kepesertaannya dari Pileg 2019.

Dari Keputusan KPU ini juga diketahui bahwa untuk Tanah Papua, Partai yang dicoret kepesertaannya pada Pileg 2019 hanya di beberapa Kabupaten di Provinsi Papua Barat, yaitu Partai PKB, BERKARYA dan PBB di Kabupaten Teluk Wondama, Partai GARUDA dan PKS di Kabupaten Tambraw, Partai BERKARYA dan PSI di Kabupaten Manokwari Selatan, Partai BERKARYA di Kabupaten Pegunungan Arfak, Partai PPP, PSI dan PBB di Kabupaten Maybrat dan Partai PBB di Kabupaten Kaimana. (Lihat : Keputusan KPU RI Nomor : 744/PL.01.6-Kpt/03/KPU/III/2019).

Sebanyak 259 Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang namanya telah dirilis KPU Kabupaten Asmat dalam Daftar Calon Tetap (DCT) per 20 September 2018 akan bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. Mereka akan memperebutkan 25 kursi DPRD Kabupaten Asmat, Papua. (Baca : 259 Caleg Akan Bertarung Merebut 25 Kursi DPRD Kabupaten Asmat).

Dari total 25 Anggota DPRD Kabupaten Asmat hasil Pileg 2014 lalu diketahui hanya ada 7 putra pribumi Asmat yaitu Benediktus Wusir, Yusak Bokowi, Harun Amiyaram, Simson Bivak, Bernardus Kawem, Aloisius Sosokcemen, Yosam Heluka dan Agus Ujin.

Terkait informasi ini Tribun Arafura.com belum berhasil mengonfirmasi Bupati Asmat Elisa Kambu karena Nomor Hanphone-nya tidak aktif.[TA]

Iklan
About Tribun Arafura (250 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: