Tiga Prajurit TNI Satgas Nanggala Tewas Ditembak Gerilyawan TPNPB KODAP III Ndugama

Tiga Prajurit TNI Satgas Nanggala yang tewas ditembak yaitu Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin dan Serda Siswanto Bayu Aji.@Tribun-Arafura.com

TIMIKA, Tribun-Arafura.com — Tiga Prajurit TNI Satgas Nanggala 19 yang tengah melakukan Operasi Militer di Kabupaten Nduga, Papua, tewas ditembak Gerilyawan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) KODAP III Ndugama pada hari ini, Kamis (07/03).

Mereka yang tewas adalah Serda Mirwariyadin (25 tahun), NRP 21150184631093 Jabatan Babakduk unit 1/2/2/14; Serda Yusdin (23 tahun), NRP 21150175490396 Jabatan Barintis Unit 3/2/3/14 dan
Serda Siswanto Bayu Aji (24 tahun) NRP 21160168880494 Jabatan Bakes Den 1/14.

Rilis versi Intelijen TNI menyebutkan ketiga prajurit TNI ini tewas ditembak di Distrik Yigi Kabupaten Nduga, sementara rilis resmi versi TPNPB Pimpinan Brigjen Ekianus Kogoya menyebutkan, ketiganya tewas ditembak di Kampung Windi Distrik Derakma, Kabupaten Nduga.

Adapun kronologis versi TPNPB menyebutkan, kejadiannya berawal ketika 8 Anggota TNI Satgas Nanggala melakukan patroli dari Pos Distrik menuju Kampung Windi sekitar pukul 12.30 WIT. Dalam patroli itu Satgas Nanggala ini bertemu dan menginterogasi dua warga Kampung Windi, Amos Kogoya dan istrinya.

Setelah menginterogasi Amos Kogoya dan Isterinya, Satgas Nanggala ini membakar 5 rumah honai milik warga.

Saat membakar honai itulah mereka dikepung oleh pasukan Gerilyawan TPNPB. Terjadi saling kejar antara TNI dan TPNPB dan akhirnya 3 Anggota TNI ditembak mati sementara 5 lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Rillis TPNPB juga menyebutkan pihaknya berhasil merebut 4 pucuk senjata dan ribuan amunisi.

Menurut Informasi yang diperoleh media ini, jenazah ketiga prajutit TNI yang tewas telah dievakuasi ke Timika menggunakan dua Helikopter yaitu Helikopter Penerbad 412-HA5177 yang dipiloti Kapten Cpn M. Iqbal dan Helikopter Penerbad 412-HA5179 yang dipiloti Mayor Cpn Siagian. Kedua Helikopter mendarat tepat pukul 15.20 WIT di Hanggar Helly Penerbad, Distrik Kwamki Narama, Timika.

Di Hanggar Helly Penerbad, jenazah dijemput oleh Kol. Inf. Syafrudin (Paban 4 Sops TNI), Letkol Inf.Jerry Harapan Tua Simatupang (Wa Aps Dam XVII/Cenderasih), Letkol Pnb. Sugeng (Dan Lanud Lapiyau) dan Mayor Inf. Fahmi (Kasdim 1710/Mimika).

Konflik bersenjata di Kabupaten Nduga, Papua, mulai meningkat sejak tahun 2018 lalu dan saat ini pihak TNI dan POLRI tengah melakukan operasi militer secara besar-besaran. Akibatnya ribuan warga telah mengungsi ke hutan atau keluar Kabupaten Nduga. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (261 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: