Parpol Dianggap Gagal Mengakomodir Hak OAP

Ketua DPP Pemuda Marind Anim Fransiskus Ciwe.@Tribun-Arafura.com

DPRP dan MRP Segera Advokasi Kepentingan OAP Di Merauke

MERAUKE, Tribun-Arafura.com — Pemuda Marind dan Masyarakat Marind, Jumat (31/8) kemarin melakukan orasi dan mimbar bebas di Sekretariat Pemekaran Provinsi Papua Selatan (PPS) di Jalan Achmad Yani Merauke. Orasi dan mimbar bebas itu dalam rangka memperjuangkan terwujudnya Daerah Pemilihan (Dapil) Khusus bagi OAP. Orasi dan mimbar bebas ini diarahkan kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Papua dan terutama DPRP dan MRP. Supaya terutama DPRP dan MRP bisa menanggapi aspirasi dan tuntutan masyarakat Marind yang sedang dalam keadaan darurat keterwakilan OAP di DPRD Merauke.

Mereka menilai aspirasi yang selama ini disampaikan baik melalui pemerintah daerah maupun DPRD termasuk partai politik dianggap belum ditanggapi. Oleh karena itu Pemuda Marind dan Masyarakat adat akan terus menyuarakan masalah ini sampai pemerintah atau lembaga-lembaga yang berwenang dapat menjawab tuntutan itu.

“Kami menganggap partai politik gagal total di Merauke. Gagal itu termasuk mengakomodir aspirasi dari orang asli papua”, kata salah satu tokoh masyarakat Marind Paskalis Imadawa saat berorasi di Sekretariat PPS kemarin.

Ada beberapa alasan mendasar mengapa hal ini terus diperjuangkan oleh warga lokal ini, diantaranya sehubungan dengan pemenuhan hak-hak dan perhatian pemerintah dalam menjamin masyarakat lokal di Merauke selama ini.

Salah satu hal yang bisa menjawab agar perimbangan keterwakilan OAP di DPRD Merauke dan untuk menjawab harapan itu hanya melalui ruang khusus (ruang afirmasi) untuk OAP yaitu Dapil Khusus.

“Saat ini baru ada dua orang asli Marind yang ada di dewan dan kedua orang ini belum mewakili seluruh masyarakat asli dan sama sekali belum mewakili seluruh persoalan yang dialami oleh orang Papua di Merauke,” ujar Imadawa.

Sementara itu, Ketua DPP Pemuda Marind Anim Fransiskus Ciwe meminta kepada DPRP dan MRP agar segera mengambil tindakan politik (political action) untuk menyelamatkan OAP di DPRD dengan melakukan advokasi turun langsung ke Merauke.

Ciwe juga meminta kepada DPRP dan MRP agar segera mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus) tentang rekrutmen politik di Papua. Sehingga itu juga akan menjadi dasar atas apa yang diperjuangkan pihaknya saat ini.

“Keterwakilan kami OAP di DPRD itu dari waktu ke waktu terus menurun. Dan ini terancam terjadi genosaid sosial, karena wakil kami OAP di DPRD itu menuju kepunahan,” katanya.

Untuk itu pihaknya meminta, ada kebijakan yang dibuat pemerintah terutama DPRP dan MRP berupa mengambil tindakan politik untuk mengeluarkan kebijakan khusus itu. Sebab menurut Fransiskus Ciwe hanya dengan cara-cara seperti itu yang bisa menyelamatkan orang asli papua di Merauke. [RM/TA]

Iklan
About Tribun Arafura (166 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: