Bikin Tobelo Competition, Netizen Kritik Ketua DPRD Merauke

Kompetisi Tarian Tobelo yang diselenggarakan oleh Ketua DPRD Merauke dikritik Netizen. @Tribun-Arafura.com

MERAUKE, Tribun-Arafura.com — Ketua DPRD Kabupaten Merauke Fransiskus X. Sirfefa yang saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Caleg dari Partai GERINDRA dikritik para netizen di jejaring Facebook gara-gara dia membuat Kompetisi Tarian Tobelo, sebuah tarian yang tidak menunjukkan kekhasan suku Marind di Kabupaten Merauke.

Dari reklame yang disebarkan, Sirfefa diketahui membuat Tobelo Competition dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-73 menggunakan fasilitas DPRD Kabupaten Merauke seperti Pos Satpol PP Kantor DPRD Kabupaten Merauke sebagai tempat pendaftaran dan Lapangan Kantor DPRD sebagai tempat pelaksanaan.

Selain itu dia juga menggunakan posisinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Merauke untuk menginisiasi kompetisi ini.

Pendaftaran untuk Kompetisi Tarian Tobelo dibuka pada 5 s/d 11 Agustus 2018 dan akan dilaksanakan pada 11 s/d 15 Agustus 2018.

Kompetisi yang tidak menunjukkan kekhasan budaya Papua secara khusus dari suku Marind ini sontak mendapat kritikan dari netizen.

Diposting pertama kali oleh pemilik akun Facebook bernama Soter Rembe pada Kamis (09/08) kemarin sekitar pukul 23.00 WIT, tanggapan bernada kritik pun bermunculan di kolom komentar :

Soter Rembe : jadi ketua DPR di Tobelo jadi, pake goyang Tobelo segalah…….!!!
#Heran#

Chambu Waruma : Kawan-kawan tolong lakukan diskusi lalu serang Kantor DPR, jangan biarkan masalah ini, katn ini sudah menginjak-injak harkat dan martabat orang Papua lebih khusus masyarakat Malind Anim.

Wea Siani Mala Jr : Mmg… Keaslian Malind Sirnalah sdh… Adat Istiadat n budaya… Hilang…. Tdk bisa di pupuk n di tumbuh kembangkan.. Anak cucu nanti cuma tau Baju You Can See… Goyang Patola Lagu Reppers n Goyang Tobelo…

Kompetisi ini di adakan utk memihak kemana ?? Lupakah dgn Pemilik Hak Wilayah ini dan Kebiasaan2nya… Jgn Utamakan Kepentingan Mayoritas Kalau Dgn Menghilangkan Kebiasaan Turun2 temurun Minoritas… Ada indikasi Kurang Kritis dalam Mimilih Iven2 utk meramaikan atau menyambut HUT RI.

Reinardus Ndiken : Itu lagi…
Su trada kata kata lagi untuk komen.

Okto M Way : Apa-apaan ini?
Ini kan tanah papua. Knp harus ada perlombahan seperti itu? Harusnya lomba yospan dan tarian adat daerah animha knp harus budaya dari luar papua????🤔🤔😝😝

Ernoesto : Jng pilih lgi manusia2 macm bgni. Cuma mo cri nma dn dukungn sja tnpa pikirkn kpntngn daerah sndri

Chambu Waruma : Solusinya masyarakat Malind Anim boikot 17 agustus….titik…

Emank Tokyo Emank : Tdk tau malu sampah tobelo yg di buang ke merauke itu.

Pace Nabo : Tobelo punya kelestarian apa yg mau dikembangkan disini ?

DPRD Merauke saat ini didominasi oleh Non-Papua sebagai konsekwensi logis dari matinya proses kaderisasi dan rekrutmen politik terhadap Orang Asli Papua. Akibatnya, dari total 30 Anggota DPRD Merauke saat ini, Anggota yang asli Papua hanya berjumlah dua orang yaitu Moses Kaibu dan Tarsisius Awi.

Menyikapi fakta menyedihkan tergusurnya Orang Asli Papua dari ruang politik ini, DPP Pemuda Marind belum lama ini mewacanakan pembentukan Dapil Khusus OAP. (Baca : Dapil Khusus OAP Merauke)

Dapil yang diperjuangkan untuk menjadi Dapil Khusus OAP adalah Dapil 4 mencakup distrik-distrik Kimaam, Okaba, Tabonji, Ilwayab, Waan, Ngguti, Tubang, Kaptel, Anim Ha, dan Malind dengan kuota 6 kursi dan Dapil 5 yang mencakup dstrik-distrik Muting, Ulilin, Elikobel, Sota, Jagebob, dan Naukenjerai dengan kuota 4 kursi.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Pemuda Marind Fransiskus Ciwe, SE sebagai penggagas Dapil Khusus OAP menandaskan, perjuangan untuk membentuk Dapil Khusus adalah bentuk nyata perlindungan, pemihakan dan pemberdayaan hak-hak OAP dalam bidang politik di Kabupaten Merauke yang selama ini terabaikan. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (155 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: