Dana Masyarakat Papua Diblokir, LPP NKRI Demo Tuntut Sri Mulyani Cs Ditangkap

DPP LP3 NKRI Provinsi Papua menuntut Presiden Jokowi membuka akses terhadap Dana Pembangunan Kebutuhan Dasar Masyarakat Papua yang diblokir dan ditrading secara ilegal oleh Menteri Keuangan RI dan komplotannya.@Ist.

JAKARTA, Tribun-Arafura.com — Setidaknya 600-an Anggota dan simpatisan Dewan Pimpinan Provinsi Lembaga Pemantau Penyelenggara Pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (DPP LP3 NKRI) Provinsi Papua melakukan aksi demonstrasi damai di Tugu Monas Depan Istana Negara Republik Indonesia di Jakarta pada siang ini, Selasa (26/06).

Mereka menuntut pemerintah membuka pemblokiran Dana Pembangunan Kebutuhan Dasar Masyarakat Papua yang diduga diblokir dan ditrading secara ilegal oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan kelompoknya.

Ketua DPP LP3 NKRI Provinsi Papua Ruben PS Marey, S.Sos, M.Si yang memimpin aksi demo ini dalam rilis yang dikirim ke Tribun-Arafura.com menjelaskan, jumlah dana yang diblokir dan ditrading secara ilegal oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia dan kelompoknya terbagi atas Dollar Amerika sebesar 812 Juta, Poundsterling Inggris sebesar 605 Juta dan Euro sebesar 231 Juta.

Dari data yang ditemukan Ruben dan pihaknya, diketahui bahwa dana sebesar itu diblokir dan ditrading secara ilegal oleh Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Dirut Bank BNI, Dirut Bank BCA dan Dirut Bank Mandiri.

“Perbuatan Pemblokiran oleh Bank Indonesia dan Bank-Bank Pelaksana seperti Bank BNI, Bank BCA dan Bank Mandiri bertentangan dengan Undang-Undang RI Nomor 24 Tahun 1999 Tentang Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar serta Undang-Undang RI Nomor 3 Tentang Transfer Dana,” jelas Ruben kepada Tribun-Arafura.com.

Dalam aksinya LP3 NKRI mengajukan tiga tuntutan kepada Presiden Jokowi. Pertama, Segera memerintahkan pembukaan blokir Dana Pembangunan Kebutuhan Dasar Masyarakat Papua sebesar USD 812.000.000, £ 605.000.000 dan € 231.000.000 yang diblokir dan ditrading secara ilegal oleh Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Dirut Bank BNI, Dirut Bank BCA dan Dirut Bank Mandiri.

Kedua, Tangkap dan adili para Pejabat Pemerintah dan Swasta yang bermain-main dengan kepentingan negara Republik Indonesia di Tanah Papua.

Ketiga, Bersihkan jaringan mafia Perbankan Nasional mulai dari institusi negara dan kabinet kerja sampai ke akar-akarnya dari tikus-tikus pengerat uang negara dan uang rakyat Indonesia. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (145 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: