Dua Pemuda Kampung Waninggap Nanggo Dianiaya Anggota Marinir

Salvator Riski Gebze, salah satu Pemuda Kampung Waninggap Nanggo yang dianiaya Marinir.@Tribun-Arafura.com

MERAUKE, Tribun-Arafura.com — Dua Pemuda Kampung Waninggap Nanggo, Distrik Malind Kabupaten Merauke bernama Salvator Riski Gebze (23) dan Ladislaus Gebze (21) babak belur dianiaya Anggota Marinir, Minggu (26/11) lalu di Pos PAM Marinir Distrik Malind.

Saksi mata mengatakan, kejadian bermula saat kedua pemuda ini menghadiri acara hiburan pesta nikah Sdr. Eko Putut di Kampung Kumbe Distrik Malind.

“Saat ikut acara goyang, Salvator Riski Gebze mengangkat dan mengacungkan pisau lalu dirampas oleh Danpos Marinir yang saat itu berada di TKP yang mengakibatkan jari tangan Danpos Marinir mengalami luka sobek,” tutur saksi mata.

Selanjutnya, saksi mengatakan, Salvator Riski Gebze langsung diamankan sekitar pukul 04.00 WIT. Pemuda ini digelandang ke Pos Marinir, diborgol di tiang bendera dan dianiaya secara bebas oleh 4  Anggota Marinir.

Masih menurut saksi, sekitar 1 jam berselang, Pemuda lainnya bernama Ladislaus Gebze diamankan lagi dari tempat Pesta ke Pos Marinir. “Ladislaus juga dibawa ke Pos Marinir dan dianiaya oleh para Anggota Marinir sampai babak belur,” kata Saksi.

Kedua pemuda ini kemudian diantar oleh Anggota Polsek Kurik ke Puskesmas Kumbe untuk dirawat sekitar Pukul 07.30 WIT.

Sampai berita ini ditulis, Tribun-Arafura.com belum ada konfirmasi ke pihak Marinir di Pangkalan Utama di Merauke.

Kasus kekerasan Aparat TNI-Polri terhadap masyarakat Papua Selatan kian meningkat ditengah gencarnya Presiden Jokowi berkampanye tentang pembangunan infrastruktur di Papua.

Akhir bulan lalu, Pemuda Boven Digoel bernama Oktovianus Beteop (23 tahun) meninggal dunia di Lapas Klas II B Merauke karena menderita sakit akibat dianiaya oleh Komandan Resort Militer (Danramil) Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel, Papua, Lettu TNI Yohanes Koromat dan anak buahnya. (Baca : Dianiaya Lettu TNI Yohanes Koromat di Boven Digoel, Oktovianus Beteop Meninggal Dunia).

Minggu lalu, seorang Pemuda Kampung Woner Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke bernama Ishak Yaguar atau Ishak Cikara meninggal dunia di sel tahanan Polsek Kimaam. Dia meninggal akibat dianiaya oleh 3 Anggota TNI Yonif 655/Yalet Pos Pamrahwan yaitu Serda La Dili Wance, Prada Fredik Pattiasina dan Prada Abiatar Harri Katoar. (Baca : Protes Penyelewengan Dana Desa, Pemuda Kampung Woner Tewas Dianiaya 3 Anggota TNI). []

Berikut foto-foto Salvator Riski Gebze dan Ladislaus Gebze setelah dianiaya oleh Marinir dan mendapat pengobatan :

 

 

Iklan
About Tribun Arafura (156 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: