Bupati Merauke Polisikan Facebooker Hein Tristan

Status Facebook Hein Tristan yang dilaporkan Kuasa Hukum Bupati Merauke ke Polres Merauke karena dianggap mencemarkan nama baik Bupati di Media Sosial.@Facebook.com.

Tribun-Arafura.com, MERAUKE — Polemik tentang Surat Panggilan KPK terhadap Bupati Merauke Frederikus Gebze atas dugaan tindak pidana gratifikasi dan korupsi yang diduga melibatkan dirinya akhirnya sampai ke ranah hukum.

Sabtu (04/11) pekan kemarin, Bupati Frederikus Gebze melalui kuasa hukumnya Muhammad Ilyas, SH melaporkan seorang Facebooker bernama Hein Tristan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Merauke.

Muhammad Ilyas menganggap Hein Tristan telah mencemarkan nama baik Bupati Frederikus Gebze di Media Sosial.

Upaya hukum ini ditempuh setelah sebelumnya Bupati Frederikus Gebze membantah dirinya dipanggil KPK dan menganggap dua Surat Panggilan KPK yang pernah diantar ke Merauke adalah palsu. (Baca : Bupati Merauke Bantah Dipanggil KPK, Anggap Surat Panggilan KPK Palsu).

Pemilik akun Facebook bernama Hein Tristan dilaporkan ke Polisi karena diduga mencemarkan nama baik Bupati Merauke Frederikus Gebze dengan memposting berita dari situs http://www.lingkarpapua.com yang pertama kali mengunggah salinan Surat Panggilan KPK.

“Wuihhhh…!!! Merauke gempar lagi nih…,” tulis Hein Tristan di Akun Facebook-nya dengan catatan waktu 24 Oktober pukul 11:44.

Hein Tristan di statusnya juga menyertakan URL berita http://www.lingkarpapua.com berjudul ‘KPK Layangkan Surat Panggilan Untuk Bupati Merauke?’.

Kabag Ops Polres Merauke Kompol Marthin Koagouw mengatakan sudah menerima laporan dari Kuasa Hukum Bupati dan langsung ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Merauke.

“Iya, kami sudah terima laporan polisinya. Laporan itu dibuat tanggal 4 November 2017. Yang melaporkan merupakan kuasa hukum bupati,” kata Marthin Koagouw.

Marthin mengatakan, untuk sementara pihaknya masih mengambil keterangan dari pelapor dan belum memeriksa terlapor.

Tribun-Arafura.com sampai berita in ditulis belum berhasil mengonfirmasi Hein Tristan, tapi dari pantauan di linimasa akun Facebook-nya, dia menulis akan ‘buka semua di depan publik’.

“Nah…begitu dong pak lapor kan saya !!! Ini yang di tunggu-tunggu, mari kita buka semua di depan publik,” tulis Hein Tristan di Akun Facebook-nya Senin (06/11).

Dari pantauan Tribun-Arafura.com, semua berita bantahan Bupati Merauke dan pemolisian akun Facebook Hein Tristan hanya di-blow up oleh media-media lokal di Merauke.

Bingung tentang Gratifikasi? Mari simak Video KPK tentang Gratifikasi.[]

Iklan
About Tribun Arafura (156 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: