Relawan LE for Papua Wilayah Ha Anim Minta Kriminalisasi Terhadap Gubernur Papua Dihentikan

Everistus Kayep, Korwil Ha Anim Relawan LE for Papua.@Facebook.com

Tribun-Arafura.com, Merauke 

Koordinator Wilayah (Korwil) Ha Anim Relawan LE for Papua, Everistus Kayep meminta aparat penegak hukum untuk menghentikan kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe karena diduga merupakan upaya pembunuhan karakter pemimpin Papua.

Dia menduga, sejumlah kasus yang dikaitkan dengan Gubernur Papua belakangan ini merupakan bagian dari upaya jahat mematikan emansipasi orang Papua dengan cara lebih dulu membunuh karakter para pemimpin tanah ini.

“Mematikan proses emansipasi OAP dalam konteks NKRI biasa dimulai dengan membunuh karakter pemimpin Papua dengan maksud karakter masyarakat Papua ikut menjadi rapuh dan mudah ditaklukkan,” kata Kayep kepada Tribun-Arafura.com, Minggu (17/09).

Kayep mengatakan, filosofi ‘Ikan selalu membusuk mulai dari kepala’ benar-benar dipraktekkan dan sudah menimpa banyak Pemimpin Papua yang dikenal populer. Kepala sengaja dibuat busuk dengan harapan seluruh anggota tubuh ikut menjadi busuk dan tidak berguna.

“Contoh di Komunitas Ha Anim adalah kasus Souvenir Kulit Buaya dan beberapa kasus lain yang dijadikan alasan untuk membunuh karakter Tokoh Sentral Papua Selatan Bapak John Gluba Gebze,” jelas Kayep.

Menurut Kayep, upaya membunuh karakter pemimpin Papua biasa lebih diperkeruh ketika ditunggangi para politisi sesat untuk meloloskan kepentingan politik instan.

“Saat ini momen Pilgub Papua 2018 menjadi panggung untuk pertarungan politik diantara banyak tokoh Papua dan upaya kriminalisasi melalui pembunuhan karakter yang dialamatkan kepada Lukas Enembe akan lebih memperkeruh situasi, sekaligus menjadi contoh pendidikan politik barbar yang disuguhkan kepada masyarakat kita,” kata Kayep.

Terkait rencana Aksi Serentak di Tanah Papua yang akan digelar Relawan LE for Papua pada Selasa (19/09), Kayep mengatakan Relawan LE for Papua telah menyurati pihak Polres Merauke untuk penerbitan izin aksi massa dan aksi dipastikan akan digelar sesuai jadwal.

“Kami sudah surati Polres Merauke dan aksi massa akan digelar sesuai jadwal sebagai bentuk dukungan moral kepada Gubernur Lukas Enembe yang saat ini sedang dikriminalisasi,” jelas Kayep.

Kayep membeberkan, fokus tuntutan mereka adalah Pertama, Hentikan
Kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe; Kedua
Hentikan Pembunuhan Karakter terhadap Pemimpin Papua Masa Kini dan Masa Depan dan ketiga, Hentikan Politisasi Pendidikan di Papua.

Untuk diketahui, upaya kriminalisasi terhadap Gubernur Papua Lukas Enembe dilakukan melalui tiga kasus.

Pertama, Kasus dugaan korupsi pembangunan ruas jalan Kemiri-Depapre; Kedua, Kasus dugaan pelanggaran Pilkada Kabupaten Tolikara tahun 2017 dan Ketiga, Kasus dugaan korupsi dan pendidikan Mahasiswa Papua yang menempuh studi di luar negeri. [AB/TA]

Iklan
About Tribun Arafura (166 Articles)
Media Online

2 Trackbacks / Pingbacks

  1. Masyarakat Merauke Minta Pemerintah Hentikan Kriminalisasi Terhadap Gubernur Papua – Tribun Arafura
  2. Relawan LE for Papua Wilayah Ha Anim Minta Kriminalisasi Terhadap Gubernur Papua Dihentikan | Relawan LE | Ha Anim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: