Membela PT Putra Dewa Paniai, Polisi Tembak Mati Yulius Pigai dan Lukai Belasan Lainnya

Selonsong peluru tajam yang digunakan Polisi menembak warga Oneibo, Tigi Selatan, Deiyai, Papua. Seorang warga bernama Yulius Pigai meninggal dunia dengan peluru masih bersarang di tubuhnya. (Foto : Facebook.com).

Tribun-Arafura.com, Oneibo —Polisi dari Polsek Tigi dan Satuan Brimob Polres Paniai secara membabi-buta menembak warga Oneibo, Tigi Selatan, Kabupaten Deiyai, Papua, pada Selasa (01/08) kemarin sekitar pukul 17.45 Waktu Tanah Papua (WTP).

Saksi mata mengatakan, Polisi menembak warga menggunakan peluru tajam dalam jarak yang sangat dekat.

Akibat penembakan membabi-buta itu, 16 warga mengalami luka-luka dan seorang warga bernama Yulius Pigai meninggal dunia dengan peluru tajam masih bersarang di tubuhnya.

Menurut saksi mata, kejadian bermula ketika sekitar pukul 16.30 WTP, ada seorang warga bernama Ravianus Douw (24), tenggelam di kali Oneibo. Korban berhasil diselamatkan oleh warga setempat tetapi kondisinya saat itu kritis.

Untuk menyelamatkan nyawa korban, warga setempat memohon bantuan kendaraan kepada Pihak PT Putra Dewa Paniai (PT PDP) milik Kontraktor Dewa Ray yang sedang membangun Jembatan Kali Oneibo untuk dilarikan ke Rumah Sakit.

Namun pihak PT PDP tidak menggubris sehingga salah seorang warga harus ke Waghete menempuh jarak sekitar 10 kilo meter untuk memanggil kendaraan.

Setelah dilarikan ke RSUD Madii, Enarotali, nyawa korban tidak tertolong.

Saksi mata mengatakan, lambatnya penanganan medis yang disebabkan oleh jarak dan waktu membuat nyawa korban tidak terselamatkan.

“Jika pihak perusahaan membantu cepat, nyawa korban dapat diselamatkan dengan bantuan medis,” tutur saksi mata.

Selanjutnya, warga sekitarnya secara spontan mengamuk dan menyerang Camp PT PDP.

“Karena mereka menilai pihak PT PDP hanya mau mencari untung di Deiyai tanpa peduli dengan kesulitan warga,” jelas saksi mata ini.

Karyawan PT PDP yang kaget karena diserang warga kabur menyelamatkan diri dan meminta pertolongan ke Polres Tigi.

Selang beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 17.45 WTP, Polisi dari Polsek Tigi dan Personel Brimob Polres Paniai dengan bersenjata lengkap turun ke lokasi dan membubarkan paksa warga sekitarnya dengan tembakan peluru tajam.

Akibat tembakan peluru tajam ini, 16 warga mengalami luka-luka dan seorang warga bernama Yulius Pigai meninggal dunia dengan peluru tajam masih bersarang di tubuhnya. [TA]


Foto-foto para korban penembakan :

Iklan
About Tribun Arafura (155 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: