Bupati Merauke Undang Berbagai Stakeholder Bahas Industri Kelapa Sawit di Jakarta

Masyarakat Adat Marind Anim di Zanegi yang kesulitan bahan makanan karena hutan sumber pangan mereka dihancurkan oleh Investasi. (Foto : Yayasan Pusaka)

Tribun-Arafura.com, Merauke — Bupati Merauke Frederikus Gebze mengundang berbagai Stakeholders yang terdiri dari Anggota DPR-RI, Masyarakat Pemilik Ulayat, Tokoh Agama, LSM dan Perusahaan Kelapa Sawit untuk menghadiri “Stakeholder Meeting Pembangunan Industri Kelapa Sawit di Wilayah Kabupaten Merauke dan Kabupaten Boven Digoel” di Jakarta, Senin (24/07) besok.

Sesuai undangan yang beredar di Social Media, Stakeholders Meeting yang digagas Bupati Gebze akan dilaksanakan tepat pukul 10.00 WIB di Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta, Ruang Mawar 2 Lt. 2 Jl. KS. Tubun No. 7 Slipi Jakarta.

Peserta yang dipastikan hadir dalam Stakeholders Meeting ini adalah Bupati Merauke, Bupati Boven Digoel, Firman Soebagyo (Anggota DPR-RI), H. Hamdhani (Anggota DPR-RI), Mesakh Mirin (Anggota DPR-RI asal Papua), DR. Nyoto Santoso, BIOREF IPB, Pastor Felix Aimas, MSC (Tokoh Agama), LSM Mihgt Earth & Community Partners, Pemilik Hak Ulayat di Wilayah Kabupaten Merauke, Pemilik Hak Ulayat di Wilayah Kabupaten Boven Digoel, Pimpinan PT. Papua Agro Lestari, Pimpinan PT. Berkat Cipta Abadi, Pimpinan PT. Tunas Sawa Erma, Danang Grindawardana, SIP, MAP, dan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI).

Sumber Tribun-Arafura.com mengatakan, Stakeholders Meeting yang digagas Bupati Merauke ini adalah kelanjutan dari pernyataannya membela Investasi Kelapa Sawit beberapa waktu lalu di sebuah media lokal.

Dikatakannya, Bupati Gebze beberapa hari lalu dengan tegas meminta LSM dalam maupun luar negeri untuk Stop Ganggu Investor di Merauke karena kehadiran Investor, salah satunya Kelapa Sawit, sangat dibutuhkan Pemerintah Daerah.

Sebagaimana diketahui, kehadiran Investasi Kelapa Sawit di Merauke dan Boven Digoel dalam beberapa tahun belakangan ini tidak berdampak positif bagi masyarakat setempat.

Terjadi perampasan tanah kaum pribumi secara besar-besaran, penghancuran sumber-sumber pangan lokal yang membuat pemilik hak ulayat menggantungkan hidupnya pada Beras Miskin.

Investor Kelapa Sawit juga kerap mengadudomba sesama pemilik hak ukayat, menggunakan jasa TNI dan Polri untuk melakukan teror permanen terhadap pemilik ulayat dan memberikan stigma OPM kepada pemilik ulayat yang menuntut haknya atau melakukan kritik terhadap investasi.

Dari pantauan Tribun-Arafura.com, rencana Bupati Merauke menggelar Stakeholders Meeting ini mendapat tanggapan kritis dari beberapa Facebokers yang selama ini bersikap kritis terhadap Pemkab Merauke.

@Hein Tristan : KENAPA BUKAN INVESTOR yg buat UNDANGAN ??? Dan kenapa juga pelaksanaan acara kegiatan ini bukan di lakukan di merauke ??? Masyarakat silahkan menilai sendiri kelanjutan dari status yg sy posting pagi hari tadi !!!

@Abdel Syah : Tidak sanggup…..

@Paw Charles Emmo :
Ini undang diri sendiri ka??

@Steven Abraham : Pelei kenapa bupati merauke yg undang. Ada apa sebenarnya???????

@Mentari Ufuk Timur :
Sawit di tanam..masyarakat hancur. Mau kemanakah engkau wahai pemimpin..stop sudah pengaruhi masyarkat dengan uang.

@Koteka Selatan :
Mestinya kini kita harus sadar kantor bupati sdh tidk lg di merauke…

@Ade Yamin : Bupati yg bikin undangan, kok bupati juga masuk kategori undangan, jadi yg mengundang siapa sebenarnya ini????

@Frans Cawe : Yaaa…realita mengatakn dmikian biarlah pmimpin yang atur menurut mrek pnya mau nanti masyarakat tinggl tunggu mati dikit lgi…

@Suli Prima : Tdk tahu posisi pemerintah dimn perusahan dimn dan ini hajatan siapa lokasi dimn cukup skpd mainkan dulu.

@Rudy : Hahaha.. jelas bupati merauke yg kordinir,krn sdh ada DP too… Masih ada tokoh agama yg mw dpt isi di karung lagi sepertinya.

Terkait Stakeholders Meeting ini Tribun-Arafura.com belum berhasil mengonfirmasi Bupati Merauke Frederikus Gebze. Nomor Handphone Bupati yang diperoleh media ini saat kampanye pemenangan Pasangan FRESS tahun 2015 lalu sudah tidak aktif. [TA].


Foto : Undangan Bupati Merauke untuk Stakeholders Meeting

Iklan
About Tribun Arafura (166 Articles)
Media Online

1 Trackback / Pingback

  1. PLTA Sungai Kao Ditolak Karena Menyasar Banyak Tempat Keramat – Tribun Arafura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: