DPS Pilkada Mappi 2017 Tidak Akurat, Ada Indikasi Kandidat Tertentu Terlibat Manipulasi Data

Bapak Antonius Anweng, penduduk Bade yang tidak masuk Daftar Pemilih Sementara untuk Pilkada Mappi 2017.@Tribun-Arafura.com

Tribun-Arafura.com, KepiDaftar Pemilih Sementara atau DPS untuk Pilkada Kabupaten Mappi Tahun 2017 yang diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat diketahui tidak akurat dan diduga ada keterlibatan kandidat tertentu dalam memanipulasi data pemilih.

Ketidakakuratan data ini bisa dilihat dari banyaknya Orang Mati yang dihidupkan kembali, terjadi penggandaan nama pemilih dengan pola yang sangat teratur dan banyaknya pemilih yang tidak masuk DPS.

Misalnya di Bade, Distrik Edera, Kabupaten Mappi. Dari DPS yang tersedia, dapat dilihat beberapa orang yang sudah meninggal dunia dihidupkan kembali oleh petugas yang melakukan pendataan. (Download : DPS Pilkada Mappi 2017 untuk Bade Distrik Edera dalam format PDF).

Berbicara melalui sambungan telepon, sumber Tribun-Arafura.com di Bade mengatakan, Orang Mati yang dihidupkan kembali untuk ikut Pilkada Mappi 2017 yang diketahuinya adalah Bapak Gerardus Kanip dan Mama Amanda Birokot.

“Bapak Gerardus Kanip dan Mama Amanda Birokot itu sudah meninggal dunia tapi petugas yang melakukan pendataan hidupkan mereka kembali,” ungkapnya Sabtu (26/11) kemarin.

Ungkap sumber ini, telah terjadi manipulasi data Alm. Bapak Gerardus Kanip untuk mengelabui publik.

“Data di DPS itu Bapa Gerardus Kanip ditulis lahir di Yetemot, 09-08-1987, padahal Kampung Yetemot adalah kampung tua di Muyu pada zaman Belanda dan ketika Papua masuk Indonesia penduduknya sudah bergabung dengan Kampung Kombut, jauh sebelum tahun 1987,” ungkapnya.

Alm. Bapak Gerardus Kanip adalah suami Mama Everista Waum dan ayah dari Linus Ambiop Kanip dan Petrus Kanip.

Pola Manipulasi Teratur

Dari penelusuran Tribun-Arafura.com terhadap DPS di Bade, Distrik Edera, terlihat pola manipulasi sangat teratur.

Pola manipulasi untuk menggandakan data pemilih terlihat dari nama yang ditambah atau penggunaan tanda titik untuk nama yang digandakan kemudian alamatnya diubah.

Misalnya data anak-anak dari Alm. Bapak Gerardus Kanip yaitu Linus Kanip dan Petrus Kanip.

Pada DPS Nomor 615, Linus.Kanip didata tanpa tempat lahir, tanggal lahir 09-08-1987 sama dengan tanggal lahir Bapak Gerardus Kanip. Bedanya, Bapak Geradus Kanip beralamat di Jl. Goyong Royong sedangkan Linus.Kanip beralamat di Jl. Kali Iya.

Tetapi sebelumnya pada Nomor 333 di DPS yang sama, Putra tertua dari Bapak Alm. Gerardus Kanip ini didata dengan nama Linus Ambiop Kanip, lahir di Bade, 31-01-1979 dan beralamat di Jl. Gotong Royong Bade.

Dari penelusuran Tribun-Arafura.com, Data DPS Nomor 333 atas nama Linus Ambiop Kanip adalah valid sementara DPS Nomor 615 atas nama Linus.Kanip adalah fiktif.

Ironisnya, ketika Tribun-Arafura.com melakukan penelusuran Data DPS Nasional untuk Pilkada 2017 secara online di laman https://pilkada2017.kpu.go.id/pemilih/dps/nasional, Linus.Kanip dan Linus Ambiop Kanip sama-sama terdaftar di DPS secara nasional dengan NIK yang berbeda.

Pola manipulasi DPS dalam rangka menggandakan jumlah pemilih dengan metode yang sama dengan kasus Linus Kanip juga terjadi pada nama Petrus Kanip.

Data Petrus Kanip di DPS Nomor 418 dengan NIK : 9117040210880001 adalah valid sementara Data Petrus.Kanip di DPS Nomor 606 dengan NIK : 9117040706800001 adalah fiktif.

Tidak Terdata

Petugas pendataan yang disinyalir bekerja sebagai Tim Sukses kandidat tertentu terbukti tidak mendata semua penduduk di Bade.

Diduga kuat pendataan yang dilakukan mengabaikan banyak penduduk yang dianggap mendukung kandidat lain.

Salah satu warga Jl. Gotong Royong Bade yang luput dari pendataan adalah Pensiunan Guru SD bernama Antonius Anweng.

Namanya tidak masuk dalam DPS, padahal Bapak asal Suku Muyu ini selalu ikut pesta demokrasi dan sudah menetap di Bade sejak tahun 1970. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (166 Articles)
Media Online

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: