Peringati Hari Aneksasi Indonesia atas Papua, KNPB-PRD Merauke Direpresi

Polres Merauke menangkap Aktivis KNPB dan PRD Merauke karena mendukung West Papua masuk MSG. (Foto : Yorris Wopay - Facebook.com)

Tribun-Arafura.com, Merauke – Kepolisian Resort Merauke merepresi dan menangkap 200-an Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Merauke dan Parlemen Rakyat Daerah (PRD) Wilayah Ha Anim di Merauke, Senin (02/05) kemarin sebagai bagian dari kampanye Polda Papua menghalangi peringatan momen tanggal 1 Mei 2016 yang oleh mayoritas rakyat Papua dianggap sebagai hari aneksasi Papua oleh Indonesia.

Mereka ditangkap saat melakukan aksi massa di Tugu Pepera 1969 Jl. Raya Mandala Merauke.

Sebelumnya, Minggu (01/05) malam sekitar pukul 21.00 WIT, Polres Merauke dibawah Pimpinan Kabag Ops AKP Marthen Koagouw menggerebek rumah Ketua PRD Wilayah Ha Anim, Ny. Panggrasia Yeem.

Ny. Panggrasia Yeem, suaminya Nonong Tambaip, tiga orang Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang saat itu bersama Ny. Panggrasia Yeem dan dua orang lainnya di tempat yang berbeda ditangkap dan digelandang ke Mapolres Merauke.

Ny. Panggrasia Yeem yang akrab disapa Pangky Yeem ketika dihubungi Tribun-Arafura.com melalui telepon seluler membenarkan aksi penggerebekan dan penangkapan tersebut.

“Jam sembilan malam rumah digerebek kemudian saya dan suami saya ditangkap bersama tiga Aktivis KNPB dari Onggari, ditambah lagi dengan dua orang yang dijemput dari rumah masing-masing sehingga kami berjumlah tujuh orang yang ditangkap,” jelas Pangky Yeem kepada Tribun-Arafura.com.

Dikatakan Pangky, saat penggerebekan di rumahnya, Polisi membongkar lemari dan menyita beberapa kaset tape sebagai barang bukti.

Ditahan dan diinterogasi di sel tahanan Polres Merauke, Pangky Yeem dan suaminya serta sekitar 200 Anggota KNPB Merauke baru dibebaskan pada Senin (02/05) sore pada pukul 17.00 WIT.

“Sekitar 200-an orang yang ditangkap di Merauke tapi semua sudah dipulangkan jam 5 sore, hanya dua orang saja yang masih ditahan yang satu karena menyimpan pisau dapur dalam tas sedangkan yang satunya karena pakai pakaian adat jadi dicurigai ada pegang tulang kasuari,” jelas Pangky.

Dua anggota KNPB yang masih ditahan masing-masing Kasimirius Mahuze dari Onggari yang dianggap melanggar KUHP karena menyimpan pisau dapur di dalam tas, sedangkan yang satunya adalah Ignas Bivak, warga Onggat Mit yang ditahan karena memakai pakaian adat.

Menurut Pangky Yeem, pihak KNPB dan PRD Merauke akan kembali ke Polres Merauke hari ini, Selasa (03/05) untuk menuntut agar dua Anggota KNPB yang ditahan itu segera dibebaskan.

Terkait penggerebekan di rumah Ny. Pangky Yeem dan penahanan 200-an Anggota KNPB dan PRD di Merauke, Tribun-Arafura.com belum mengonfirmasi Kabag Ops Marthen Koagouw.

Dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Papua, baru terjadi hanya dalam sehari setidaknya 2.000 orang Papua ditangkap di berbagai daerah.

Menyikapi aksi penangkapan massal ini, Aktivis Papua Arkilaus Baho membandingkan Indonesia dengan Korea Utara.

“Demokrasi dan kebebasan di negara Korea Utara tidak separah di Indonesia. Pada tanggal 2 Mei 2016, dalam sehari 2.000 orang Papua ditangkap oleh militer di berbagai daerah,” tulis Arkilaus di akun Facebook-nya.

Arkilaus menyayangkan penangkapan tersebut yang terjadi justru di saat pemerintah Indonesia memburu investasi dan infrastruktur di negeri cenderawasih itu.

Dia juga menyayangkan, penangkapan dilakukan justru saat pemerintah sendiri berkomitmen menyelesaikan masalah pelanggaran Hak Asasi Manusia di Papua.

“Melalui insiden penangkapan masyarakat sipil dalam jumlah banyak itu, suatu kode bahwa upaya penyelesaian masalah HAM makin suram. Pemerintah hanya melakukan lips service belaka,” tulis  Arkilaus Baho. [TA]

Iklan
About Tribun Arafura (156 Articles)
Media Online

1 Trackback / Pingback

  1. Polres Merauke Masih Tahan Aktivis KNPB Gara-Gara Pisau Dapur – Tribun Arafura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: