Korupsi, Kejari Merauke Tahan RAH Kalalo

Kejaksaan Negeri Merauke di Jl. TMP Nomor 92 Merauke. (Foto : Dok. Tribunarafura.com).

Tribunarafura.com, Merauke — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Merauke, Kamis (18/02) kemarin menahan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Boven Digoel Drs. Rudolf AH Kalalo, M.Si di Lembaga Pemasyarakatan Abepura, Kota Jayapura, Papua.

Dia ditahan bersama dua bawahannya, yakni Sekretaris BPKAD S. Agung Wibowo, S.Sos dan stafnya, Suseno.

Mereka ditahan karena diduga merugikan negara senilai Rp. 4.053.212.184, melalui korupsi dalam proyek pengadaan kendaraan dinas/operasional Paket 1 (roda empat), paket 2 (roda dua), mobil jabatan dan pengadaan komputer PC di BPKAD Kabupaten Boven Digoel pada tahun 2011.

Pengadaan kendaraan dan komputer ini dilakukan dengan cara penunjukkan langsung tanpa melalui proses lelang dan pekerjaan pengadaan ini tidak diselesaikan, tetapi penagihan atau pencairan dana sudah mencapai 75 persen.

Pihak Kejari Merauke beralasan, ketiga tersangka ditahan di Jayapura untuk mempercepat proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kelas 1 A Jayapura.

Sebelumnya, ketiga tersangka beserta barang bukti diserahkan oleh pihak penyidik Polres Boven Digoel kepada pihak Kejari Merauke. Serah-terima tersangka dan barang bukti ini berlangsung di ruang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua di Jayapura.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Merauke, Yasozisokhi Zebua, SH sebagaimana dikutip Koran Papua Selatan Pos mengatakan, pengadaan komputer PC yang dilakukan itu mendahului penganggaran kemudian baru dianggarkan pada DPA Perubahan dan dibayarkan kepada pihak penyedia.

“Ada juga pekerjaan yang tidak dilaksanakan sama sekali, namun telah melakukan tagihan 30 persen. Pekerjaan dilakukan hingga memasuki tahun berikutnya dengan tagihan 100 persen. Hal ini menimbulkan kerugian negara,” terang Zebua.

Zebua menambahkan, perbuatan ketiga tersangka melanggar Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Boven Digoel merupakan Kabupaten yang menjadi surga para koruptor.

Berbagai kasus korupsi yang terang-benderang tidak pernah tersentuh hukum karena diduga ada mafia hukum yang bermain menyelamatkan koruptor.

“Kita berharap Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik Juni 2016 memulai kerja awalnya dengan membersihkan birokrasi dari para tikus berdasi ini,” Stanis, Intelektual Boven Digoel mengharapkan.

Menkopolhukam RI Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu mengatakan pihaknya akan segera melibas koruptor di Papua mulai Maret 2016. (BacaMulai Maret 2016, Menko Luhut Akan Libas Koruptor Papua). [TA].

Iklan
About Tribun Arafura (121 Articles)
Media Online

1 Comment on Korupsi, Kejari Merauke Tahan RAH Kalalo

  1. mhon masyrakat boven digoel meminta kepada penyedik untuk semua penjabat orang nomor satu sampai dengan lima di periksa semua, membuat daerah ini tidak relevan dengan baik

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: