Datangi Polres Merauke, Ciwe : Kapolres dan Wakapolres Harus Dicopot Jika Kasus Penyelewengan Raskin Tidak Ditindaklanjuti

Fransiskus Ciwe, Solidaritas Intelektual Masyarakat Marind Anim Peduli Demokrasi dan Anti Korupsi.@Tribun-Arafura.com

Merauke, Tribun-Arafura.com — Sekitar 2.500-an massa, Senin (29/06/15) kemarin mendatangi Polres Merauke. Mereka dikoordinir oleh Solidaritas Intelektual Masyarakat Marind Anim Peduli Demokrasi dan Anti Korupsi. Wadah ini diketuai oleh Fransiskus Ciwe yang merupakan Tokoh Pemuda dan Intelektual Marindanim di Merauke.

Para demonstran menuntut penyelesaian kasus penyelewengan Beras Miskin (Raskin) di Distrik Kimaam dan Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, yang diduga melibatkan Ketua KPUD Merauke Antonius Kaize, Kepala Distrik Merauke Hasan Matdoan dan Bupati Merauke Romanus Mbaraka. Aksi demo ini merupakan kelanjutan dari demo dengan tuntutan yang sama yang digelar Senin (22/06/15) lalu.

Massa melakukan Long March dari Sekretariat Perjuangan Provinsi Papua Selatan di Jl. Ahmad Yani sekitar pukul 11.20 WIT. Mereka meneriakkan yel-yel anti korupsi sepanjang Jl. Ahmad Yani dan tiba di Polres Merauke di Jl. Brawijaya pada pukul 12.00 WIT.

Di depan Polres Merauke, Kapolres Merauke AKBP Sri Satyatama SI.K terlihat menjemput massa yang terus meneriakkan yel-yel anti korupsi.

“Tangkap Antonius Kaize yang telah merampok Raskin masyarakat Kimaam, Ketua KPUD Merauke ini harus turun dari jabatannya karena telah mencuri Raskin,” ungkap beberapa demonstran secara spontan di depan Kapolres Merauke AKBP.

Dalam orasinya Fransiskus Ciwe menyatakan kekecewaannya karena setelah aksi dengan tuntutan serupa dilakukan Senin (22/06) lalu, ada diantara penyeleweng Raskin di Distrik Kimaam dan Distrik Merauke yang mengatakan masalah Raskin ini jangan-lah dipersoalkan karena jumlah 51 Ton 750 Kg itu sangat kecil.

“Ada pencuri Raskin yang bilang 51 Ton 750 Kg itu sangat kecil. Dia boleh bilang begitu tapi bagi rakyat miskin, 1 Kg beras itu nilainya besar. Orang yang bilang itu terlalu arogan, pongah, tidak punya nurani, sombong dan tidak tahu kita mau kasih atribut apa lagi buat dia,” pungkas Ciwe.

Pada kesempatan yang sama, Fransiskus Ciwe menyatakan akan menuntut ke jajaran yang lebih tinggi agar Kapolres dan Wakapolres Merauke dicopot jika kasus penyelewengan Raskin ini tidak ditindaklanjuti.

“Kalau tidak ada tindak lanjut, ya, kita minta keatas untuk Kapolres dan Wakapolres dicopot saja, kan diatas awan masih ada langit,” ancam Ciwe. [TA]

About Tribun Arafura (285 Articles)
Media Online

1 Comment on Datangi Polres Merauke, Ciwe : Kapolres dan Wakapolres Harus Dicopot Jika Kasus Penyelewengan Raskin Tidak Ditindaklanjuti

  1. Reblogged this on .

    Suka

1 Trackback / Pingback

  1. Paskalis Imadawa : Kasus Korupsi Raskin Merupakan Extra Ordinary Crime – Tribun Arafura

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: